Rp 65.000
Penulis : Khilmi Aziz, S.H.; Fitrohtul Khasanah, Lc., M.H.; Najih Abqori, S.H.I., M.H.
ISBN : -
Terbit : 2026
Ukuran : 15,5 cm x 23 cm
Tebal : x+ 112 hlm.
Kertas : Book Paper
--BELI SEKARANG--
Kategori : Umum
Sinopsis
Buku yang berjudul “Problematika 'Iddah karena Khuluk dalam Pandangan Ibnu Qayyim dan Ibnu Hazm: Analisis Kritis Implementasi dalam Konteks Hukum Keluarga Modern” menyajikan studi komparatif mendalam mengenai perbedaan durasi masa tunggu ('iddah) bagi wanita yang melakukan cerai gugat dengan kompensasi (khuluk). Penulis mengeksplorasi pertentangan argumentasi antara Ibnu Qayyim, yang memandang khuluk sebagai pembatalan akad (fasakh) sehingga 'iddah-nya cukup satu kali masa haid, dengan Ibnu Hazm yang mengategorikannya sebagai talak raj'i dengan masa tunggu tiga kali masa suci.
Melalui pendekatan yuridis normatif, buku ini tidak hanya mengkaji teks fikih klasik, tetapi juga melakukan analisis kritis terhadap relevansi dan problematika implementasi pandangan tersebut dalam kerangka hukum keluarga modern, termasuk posisinya dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI) di Indonesia serta regulasi di berbagai negara Muslim lainnya.
Karya ilmiah ini pada akhirnya bertujuan memberikan pemahaman yang lebih adil dan adaptif bagi masyarakat, khususnya kaum wanita, dalam menghadapi dinamika pemutusan hubungan perkawinan di era kontemporer.